Label

Selasa, 22 September 2015

Madu Palsu?


Pagi ini berberes rumah dan kamar karna kakak mau pindahan. Beuhhh senang banget! Buku-bukunya bikin mupeng. Motivasi semua. Banyak kaset motivasinya juga. Dan ada buku yang aku sukaaa. Tapi bukan yang motivasi. Buku sejarah. Sejak bertemu dengan teman komunitas nulis yogya jadi suka sama sejarah islam. Ya Allah... aku bangga terlahir islam. :)

Kembali ke topik utama. :) Tadi tuh, pas masak tanganku kena wajan. Panas banget. Lalu teringat dengan madu. Kali saja diolesin madu jadi tidak melepuh dan tak terlalu membekas seperti luka lainnya karena kena pistol lem tembak. Habis dioles, malah keinget deh sama video yang kemarin aku lihat di facebook. Kalau madu tuh dituang di piring lalu di kasih air sedikit. Goyang-goyangkan kekanan dan kiri pelan". Madu akan lambat laun membentuk sebuah sarang. Tahu dong bagaimana bentuk sarang lebah? ya seperti itu. Ehh beneran lho. Berarti madu yang aku konsumsi asli. Karena katanya jika madu tersebut membentuk sebuah sarang lebah itu Asli. Alhamdulillah deh. Karena setahu aku, kalau madu dimakan semut itu enggak asli. Dan seringnya pas beli madu, semutnya suka banget. Hmm yang benar tuh mana sih? :D kan madu manis, wajar dong kalau semut jatuh cinta. :D 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar