Jika kamu sulit melupakan seseorang, jangan kamu hindari dia, tapi hadapi. Semakin kamu lupakan bayangan segala tentangnya, malah akan semakin membuatmu tersiksa. Hadapi dan tegarlah. Semakin kamu mampu menghadapi ketika bertemu dengannya, lambat laun rasa sakit itu, akan hilang dengan sendirinya.
"Ini kata siapa?" kata-kataku. sok tegar gitu deh. padahal hatinya beuhhh nyesek euy. :D
Sebenarnya jika aku tidak terhasut banyak teman, dan mampu membangun tembok cina dengan kuat. uppss salah, "tembok hati". Pasti tidak akan mengenal yang namanya pacaran. Ternyata tembok itu mulai terkikis oleh prinsip yang aku rusak sendiri. Nyesel itu pasti dibelakang ya... kalau didepan namanya antrian. :D
Kapok.. kapokk asli kapok! menempatkan seseorang didalam hati sebelum ada ikatan apapun itu bikin galau. gimana tidak galau coba? kalau tidak di sms, uring"an. katanya engak perhatian. lama-lama kan bosen.
sudahlah... Jadikan pelajaran dalam hidup. Toh aku tidak rugi apapun. Cuma rugi hati. aaagghhh.... Rugi hati! kok dibilang cuma sih? mau apalagi? sudah terjadi. Lagian sakit hati sudah terobati. Sudah ditembel kok. (dikira hati TUH ban bocor kali ya. main tembel :D ). aku sih santai aja. Malah seneng banget putus! coba kalau jalan terus, dosa ya, rugi waktu iya dan ngabisin pulsa lagi. perhatian buat keluarga dan teman-temanku jadi berkurang. Pikiran cuma dia, dia, dia mulu. Duhh maafin aku ya semua. Sudah tidak lagi kok. :)
Sebab setelah sakit hati, jadi mikir,
"Dia siapa aku? ngapain marah? selingkuh? emang kita udah nikah? ahh... memang itu hak dia mau milih siapa saja. aku belum ada ikatan apapun."
Pasnya sih, selamat pacaran. Kalau sakit hati jangan salahin pasangan. Kan udah tau gimana rasanya sakit hati. kok diulangi lagi!
Banyak hikmah lagi. Kembali lagi keteman dan berkumpul dengan banyak orang baru. alhamdulillah semakin dekat dan banyak memberi hikmah.
Tuh... dasyatnya silatuhrahmi tuh ya ini. Banyak sekali rejeki. Allah kasih banyak orang yang super lebih perhatian dari pacar.
Banyak mencari ilmu dan mengaji. duh... tau engak sih, kalau tidak ngaji tuh, seriusss banget, kita rugi! rugi banget!
Hidup di dunia tuh, cuma bentar. Kita mati harus bawa bekal. amal! coba kalau waktu dihabiskan hanya untuk dunia saja. Kapan dong kita mikirin diri kita. Bekal buat kita di akhirat sana. Kalau sudah mengenal Allah dan selalu mengutamakan Dia dari segalanya. Engak ada lagi tuh galau. Soalnya udah tau, semua sudah Allah kasih. Tinggal kita mau menjemputnya apa engak. Rajin shalat 5 waktu tepat waktu. Tilawah tak terlupakan sehari pun. Shalat tahajud, shalat dhuha dan puasa sunah. Beuhh... kalau kita bisa tuh lempengin semua itu. inshaa Allah, bakal tuh Allah kasih, Dia akan kasih ke kita sesuai kebutuhan kita, bukan apa yang kita mau saja.
Aku juga lagi berusaha. Mau jodoh juga bakal Allah kasih. Jodoh itu reward. jadi engak usah galau. Pasti ada kok. Kalau tidak di dunia ya di akhirat. Tapi ya, mintanya sih, dapat dua"nya. Jodoh dunia dan akhirat. Bersama pasangan selalu saling mendukung dan belajar sama-sama menuju jannahnya.
Jika ada seseorang yang memang menganggu hati, berdoa saja. jika jodoh segera didekatkan. Jika tidak, semoga mendapat yang terbaik. Aku suka banget sama putri Rosulullah saw. fatimah. Fatimah dan syadina Ali mampu menyimpan rasa suka di hati mereka. Tersimpan dengan sangat rapat. Terungkapkan ketika Allah menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Subhanallah.
Jadikan mereka teladan hidup. Semoga aku pun mampu. Hati ini, hanya untuk seseorang yang mencintaiku karena Allah.
Selalu jangan lupa berdoa, berdoa dan berdoa. keajaiban doa mampu memberikan apa yang tak mungkin menjadi mungkin. Asal diri ini mau memantaskan diri.
Semangat & fokus.
------ ^_^
"Ini kata siapa?" kata-kataku. sok tegar gitu deh. padahal hatinya beuhhh nyesek euy. :D
Sebenarnya jika aku tidak terhasut banyak teman, dan mampu membangun tembok cina dengan kuat. uppss salah, "tembok hati". Pasti tidak akan mengenal yang namanya pacaran. Ternyata tembok itu mulai terkikis oleh prinsip yang aku rusak sendiri. Nyesel itu pasti dibelakang ya... kalau didepan namanya antrian. :D
Kapok.. kapokk asli kapok! menempatkan seseorang didalam hati sebelum ada ikatan apapun itu bikin galau. gimana tidak galau coba? kalau tidak di sms, uring"an. katanya engak perhatian. lama-lama kan bosen.
sudahlah... Jadikan pelajaran dalam hidup. Toh aku tidak rugi apapun. Cuma rugi hati. aaagghhh.... Rugi hati! kok dibilang cuma sih? mau apalagi? sudah terjadi. Lagian sakit hati sudah terobati. Sudah ditembel kok. (dikira hati TUH ban bocor kali ya. main tembel :D ). aku sih santai aja. Malah seneng banget putus! coba kalau jalan terus, dosa ya, rugi waktu iya dan ngabisin pulsa lagi. perhatian buat keluarga dan teman-temanku jadi berkurang. Pikiran cuma dia, dia, dia mulu. Duhh maafin aku ya semua. Sudah tidak lagi kok. :)
Sebab setelah sakit hati, jadi mikir,
"Dia siapa aku? ngapain marah? selingkuh? emang kita udah nikah? ahh... memang itu hak dia mau milih siapa saja. aku belum ada ikatan apapun."
Pasnya sih, selamat pacaran. Kalau sakit hati jangan salahin pasangan. Kan udah tau gimana rasanya sakit hati. kok diulangi lagi!
Banyak hikmah lagi. Kembali lagi keteman dan berkumpul dengan banyak orang baru. alhamdulillah semakin dekat dan banyak memberi hikmah.
Tuh... dasyatnya silatuhrahmi tuh ya ini. Banyak sekali rejeki. Allah kasih banyak orang yang super lebih perhatian dari pacar.
Banyak mencari ilmu dan mengaji. duh... tau engak sih, kalau tidak ngaji tuh, seriusss banget, kita rugi! rugi banget!
Hidup di dunia tuh, cuma bentar. Kita mati harus bawa bekal. amal! coba kalau waktu dihabiskan hanya untuk dunia saja. Kapan dong kita mikirin diri kita. Bekal buat kita di akhirat sana. Kalau sudah mengenal Allah dan selalu mengutamakan Dia dari segalanya. Engak ada lagi tuh galau. Soalnya udah tau, semua sudah Allah kasih. Tinggal kita mau menjemputnya apa engak. Rajin shalat 5 waktu tepat waktu. Tilawah tak terlupakan sehari pun. Shalat tahajud, shalat dhuha dan puasa sunah. Beuhh... kalau kita bisa tuh lempengin semua itu. inshaa Allah, bakal tuh Allah kasih, Dia akan kasih ke kita sesuai kebutuhan kita, bukan apa yang kita mau saja.
Aku juga lagi berusaha. Mau jodoh juga bakal Allah kasih. Jodoh itu reward. jadi engak usah galau. Pasti ada kok. Kalau tidak di dunia ya di akhirat. Tapi ya, mintanya sih, dapat dua"nya. Jodoh dunia dan akhirat. Bersama pasangan selalu saling mendukung dan belajar sama-sama menuju jannahnya.
Jika ada seseorang yang memang menganggu hati, berdoa saja. jika jodoh segera didekatkan. Jika tidak, semoga mendapat yang terbaik. Aku suka banget sama putri Rosulullah saw. fatimah. Fatimah dan syadina Ali mampu menyimpan rasa suka di hati mereka. Tersimpan dengan sangat rapat. Terungkapkan ketika Allah menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Subhanallah.
Jadikan mereka teladan hidup. Semoga aku pun mampu. Hati ini, hanya untuk seseorang yang mencintaiku karena Allah.
Selalu jangan lupa berdoa, berdoa dan berdoa. keajaiban doa mampu memberikan apa yang tak mungkin menjadi mungkin. Asal diri ini mau memantaskan diri.
Semangat & fokus.
by : Maeyda Prastya N
------ ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar